BORNEONEWS, Tamiang Layang - Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas mengatakan perlu kerja keras semua pihak untuk meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD dan salah satunya didapatkan melalui pajak bumi dan bangunan (PBB).
Hal ini dikatakan dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Barito Timur, Said Abdul Saleh saat membuka rapat koordinasi dan evaluasi PBB sektor perdesaan dan perkotaan, Rabu 11 Maret 2020.
Kegiatan ini merupakan mometum yang tepat dalam upaya pengimplementasian peran sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
"Rapat ini untuk membahas peningkatan penerimaan PBB, baik yang terkait permasalahan-permasalan administrasi maupun pelunasan pajak," katanya.
Kebijakan pengalihan pengelolaan PBB berdasarkan UU No 28 Tahun 2009 tentang pajak dan retribusi antara lain PBB perdesaan dan perkotaan dikelola oleh daerah, merupakan harapan baru bagi pemerintah daerah sebagai pengelola karena dengan berlakunya kebijakan tersebut akan banyak membantu pendapatan daerah.
--page
Lanjut Ampera, diperlukan kesiapan semua jajaran terkait, terutama kesiapan sumber daya manusia yang ditinjau dari segi kuantitas maupun kualitas.
Tidak kalah pentingnya, sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan tugas pengelolaan pajak tersebut juga harus memadai.
"Dengan tersedianya dua aspek vital tersebut yakni sumber daya manusia serta sarana dan prasarana kita berharap pengelolaan PBB dapat maksimal sehingga penggalian potensi dan pemberian layanan kepada masyarakat sebagai wajib pajak dapat terlaksana dengan baik," pungkasnya.
Rapat koordinasi dan evaluasi PBB sektor perdesaan dan perkotaan Kabupaten Barito Timur dihadiri Wakil Bupati Barito Timur, Kepala Bapenda, perwakilan perbankan mitra pemeritah serta kepala desa. (BOLE MALO/B-6)








