LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten Lamandau mengambil langkah cepat dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Lamandau. Langkah yang diambil kali ini ialah melakukan rapid test kepada semua warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (OPD) Covid-19.

Rapid tes sendiri sebagai salah satu metode skrining awal untuk mendeteksi adanya paparan virus Corona.

"Mulai hari ini pemkab Lamandau mengambil langkah rapid test kepada semua warga yang saat ini berstatus ODP," ungkap Bupati Lamandau H Hendra Lesmana, di area pelaksanaanr rapid test, Jumat 3 April 2020.

Rapit test yang digelar Pemkab Lamandau itu dipusatkan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Lamandau, Komplek Dinas Kesehatan Lamandau.

Didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamandau, Friarayatini, Bupati Hendra menyebut, hasil dari rapid test akan bisa diketahui hasilnya sekitar 10 sampai 15 menit setelah sesorang di diambil darahnya.

--page

"Untuk hasil, tingkat akurasinya sekitar 70 persen. Kurang lebih 10 sampai 15 menit hasilnya bisa diketahui," ucapnya.

Dia menambahkan, untuk pelaksanaan rapid test tahap awal ini, Kabupaten Lamandau menerima test kit atau alat untuk rapid tes sebanyak 100 buah. Adapun jumlah ODP Covid-19 di Lamandau sampai tanggal 2 April 2020 tercatat 47 orang.
(HENDI NURFALAH/B-7)