LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau menyiapkan 18 mess desa sebagai tempat isolasi bagi keluarga pasien positif corona virus disease atau Covid-19.

Disiapkannya mess ini sebagai langkah antisipatif dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 jika kondisi wabah yang terjadi saat ini kian memburuk. 

Hal itu seperti diungkapkan Bupati Lamandau, Hendra Lesmana saat meninjau komplek mess desa bersama kepala SOPD di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Bulik, Selasa 21 April 2020.

"Meski Lamandau sampai saat ini tidak ada yang positif Covid-19 dan kita berdoa mudah-mudahan jangan sampai ada, namun kita terus melakukan berbagai langkah antisipasi, karena mencegah itu lebih baik dari pada mengobati," katanya. 

Hendra menjelaskan 18 unit mess ini nantinya akan difungsikan sebagai tempat isolasi bagi keluarga dan orang yang berkontak fisik langsung dengan pasien positif Covid-19, karena secara otomatis berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

--page

Bupati mengatakan pasien dengan kategori positif dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 sudah otomatis dirawat di rumah sakit rujukan dan ditangani secara medis.

Sedangkan 18 unit rumah mess desa yang disiapkan saat ini hanya untuk mengisolasi orang yang bersentuhan langsung dengan pasien seperti halnya keluarga dan orang terdekat.

"Selain tempat tinggal untuk isolasi, tentunya kita akan siapkan juga segala kebutuhan lain seperti air, listrik dan kebutuhan lainnya agar yang bersangkutan dapat menjalankan isolasi dengan nyaman," tukasnya. (HENDI NURFALAH/B-6)