TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur Simon Biring mengungkapkan, kesadaran masyarakat Barito Timur akan sangat berpengaruh pada upaya pemerintah memutus penyebaran Covid-19.

"Selesai cepat atau lambatnya Covid-19 di Barito Timur tergantung masyarakat, kalau masyarakat tidak disiplin dan berkeliaran kesana kemari apalagi tidak menggunakan masker, ya rantai penularannya tidak bisa kita putus," kata Simon Biring di Tamiang Layang, Senin 11 Mei 2020.

Menurutnya, jika masyarakat masih tetap menganggap penularan Covid-19 sebagai sesuatu yang biasa-biasa saja, maka akan semakin mempersulit pencegahannya karena hal ini sudah menjadi pandemi.

"Kalau makin banyak kasus positif nanti kita akan sulit mengatasi karena petugas kita terbatas," imbuh Simon.

Dia juga menjelaskan, hingga saat ini Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Barito Timur hanya bisa melakukan pencegahan seperti mengarahkan masyarakat tidak keluar rumah atau berada di keramaian, rajin mencuci tangan serta mengenakan masker.

--page

"Saya khawatir jika masyarakat tidak disiplin, terutama di Ampah yang memiliki sembilan kasus positif Covid-19 akan terjadi transmisi lokal," katanya.

Simon menambahkan, pemerintah juga harus tegas. Tidak ada lagi alasan bagi masyarakat di wilayah Ampah untuk tidak mengenakan masker karena sudah banyak masker dibagikan di wilayah tersebut.

"Kalau keluar rumah tidak pakai masker, suruh pulang. Kita sudah bagi masker di pasar dan puskesmas. Belum lagi masker yang dibagi dari partai dan NGO," ungkap Simon. (BOLE MALO/m)