PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dampak pandemi Covid-19 banyak disalahgunakan sejumlah para remaja di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Banyak waktu luang karena belajar di rumah dan kondisi jalanan yang sepi justru dimanfaatkan untuk aksi balap liar.

Kapolres Kobar AKBP E Dharma B Ginting melalui Kasat Lantas AKP Salahiddin menyampaikan justru kondisi jalanan yang lengang dan banyak waktu luang, sejumlah remaja ini malah melakukan aksi balap liar atau hanya sekedar menonton.

"Sudah banyak laporan masyarakat yang kita tindaklanjuti terkait adanya balap liar. Justru anak - anak yang khususnya kaum millenial malah memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 ini untuk kumpul di pinggir jalan," uajrnya, Selasa, 19 Mei 2020.

Kasat mengimbau masyarakat bila melihat kejadian aksi balap liar atau remaja kumpul - kumpul di pinggir jalan segera melaporkan ke Satlantas Polres Kobar, supaya segera diambil tindakan preventif.

--page

Di tengah Pandemi Covid-19 seperti saat ini, berkumpulnya orang banyak sangat rawan terhadap penyebaran covid-19. Ditambah lagi sedang menonton aksi balap liar yang sangat rawan kecelakaan lalu lintas.

"Kondisi sedang mewabahnya virus corona justru berkumpul menonton balap liar, sehingga di situ dikhawatirkan terjadi penyebran Covid dan bahya laka lantas," ungkapnya.

Menyikapi kondisi ini guna mencegah adanya balapan liar setelah sahur dan shalat subuh maka anggota Satlantas Polres Kobar meningkatkan patroli subuh.

Selama Ramadan 1441 H ini pihaknya bersama polsek jajaran intens melakukan patroli subuh untuk mengantisipasi aksi balap liar.

Selain itu pihaknya juga melakukan patroli serupa menjelang waktu berbuka puasa. Hali ini dilakukan demi kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. (DANANG/B-6)