BORNEONEWS, Tamiang Layang - Seorang polisi yang bertugas di Kabupaten Barito Timur diisolasi di RSUD Tamiang Layang karena setelah menjalani rapid test massal yang dilakukan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 hasilnya reaktif.
Sebagai langkah pencegahan, maka anggota Polsek Benua Lima ini dilakukan isolasi. Selain itu ada seorang warga yang datang ke IGD dengan gejala sesak nafas dan dirapid test dengan hasil serupa atau reaktif.
"Jadi ada 6 orang yang diisolasi di rumah sakit sampai saat ini. Dua tambahan yakni polisi dan warga itu," ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, dr Simon Biring yang juga Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, Rabu 10 Juni 2020.
Simon menjelaskan status dari 6 orang yang diisolasi ini yakni 6 orang sebagai ODP dan 1 orang sebagai PDP, karena mendapat perawatan intensif yang mengarah kepada gejala Covid-19.
Dampak warga yang dirujuk ke IGD membuat IGD rumah sakit sementara waktu disterilisasikan 6 jam sampai 12 jam. Sesuai rencana pukul 12.00 WIB, Rabu 10 Juni 2020 pelayanan buka lagi. (PRASOJO/B-6)








