TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kepala Desa Wuran  Kecamatan Karusen Janang, Eli Sumadi mendukung gerakan 500 juta masker yang dicanangkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi atau Mendes PDTT.

Menurutnya, pewujudan desa aman covid-19 dengan mewajibkan setiap kepala desa di seluruh Indonesia untuk mengadakan masker bagi warganya sangat relevan dengan kondisi di Kabupaten Barito Timur yang saat ini terjadi peningkatan kasus positif covid-19.

"Kami menyambut baik dan siap melaksanakan program tersebut," kata Eli Sumadi di Desa Wuran, Selasa, 15 September 2020.

Dia menjelaskan, Pemerintah Desa Wuran sudah menyiapkan anggaran untuk program gerakan 500 juta masker dan memperkirakan anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 50 juta.

"Dinas PMD sudah menyampaikan kepada kami terkait program tersebut. Saat ini kami menunggu petunjuk dari pemerintah daerah bagaimana pelaksanaannya," imbuh Eli.

--page

Dia menghitung, jika setiap warga mendapatkan 4 masker kemudian dikalikan penduduk Desa Wuran yang berjumlah 700 jiwa, maka Desa Wuran membutuhkan sebanyak 2.800 lembar masker.

"Untuk proses pembuatan maskernya kami masih menunggu petunjuk, karena dalam hal ini harus sesuai dengan standar nasional indonesia, jadi tidak bisa sembarangan," jelasnya.

Eli Sumadi berharap program pengadaan masker dapat mendukung upaya pemerintah untuk menekan angka positif covid 19 di kabupaten Barito Timur.

Diketahui, hingga Senin, 14 September 2020, total akumulasi positif covid-19 Barito Timur menjadi 159 kasus. Rinciannya, 84 orang dinyatakan sembuh, 73 orang masih dalam perawatan dan 2 orang dinyatakan meninggal dunia. (BOLE MALO/B-7)