TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Forum Petani Milenial meminta perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui dinas pertanian.

Permintaan ini disampaikan Juru Bicara Forum Petani Milenial, Yunand seusai melakukan penanaman pisang cavendish bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur di Desa Dayu Kecamatan Karusen Janang, Kamis 17 September 2020.

"Kami berharap dukungan dari pemerintah dalam bentuk penyediaan alat berat untuk membuka lahan, bibit, pupuk, alsintan, maupun jaringan pemasaran produk pertanian," ungkapnya.

Selain itu ke depan petani milenial bisa diikutkan pada pelatihan pertanian untuk mengembangkan pengetahuan tentang teknik budidaya.

Dia menjelaskan anggota Forum Petani Milenial Barito Timur yang terdiri dari 51 orang dan saat ini mengembangkan berbagai jenis komoditas pertanian.

--page

Sedang Yunand sendiri sedang membangun kawasan agrowisata dan mengembangkan tanaman buah-buahan seperti kelengkeng, cempedak, durian, pisang serta tanaman sayuran.

"Kami tidak bisa berkembang kalau tidak didukung oleh pemerintah," imbuhnya. Dia juga berharap kesediaan kepala dinas pertanian menjadi bapak asuh bagi petani yang tergabung dalam forum itu.

"Kami berharap kepala dinas pertanian dapat menjadi bapak asuh kami, jadi sekalipun nanti pejabatnya berganti, pejabat yang baru otomatis menjadi bapak asuh," pintanya.

Sementara itu Riza Rahmadi meminta Forum Petani Milenial untuk jeli melihat peluang pasar saat melakukan budidaya tanaman tertentu.

"Memang banyak tanaman yang mudah tumbuh tapi belum tentu mempunyai nilai ekonomis, jadi petani harus melihat yang pasarnya sudah ada dan jelas," ujarnya.

--page

Dia juga mendorong agar petani milenial memanfaatkan teknologi dalam membuka lahan maupun pengembangan budidaya.

"Jadi petani milenial harus bisa memanfaatkan alat-alat pertanian seperti traktor agar bisa membuka lahan yang luas dan meningkatkan produksi pertanian," pungkasnya. (BOLE MALO/B-6)