PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan data dari BPS Kalteng selama bulan Desember 2020 lalu, nilai ekspor Kalteng mencapai US$189,18 juta.

Nilai ekspor tersebut mengalami kenaikan sebesar 24,32 persen dibandingkan bulan November 2020 yang hanya US$152,17 juta.

"Seluruh komoditas ekspor Kalimantan Tengah pada Desember 2020 lalu merupakan komoditas barang non migas," kata Ketua BPS Kalteng, Eko Marsoro. Rabu, 3 Februari 2021.

Eko menerangkan, peningkatan ekspor tersebut disebabkan oleh meningkatnya ekspor kelompok barang non migas yakni berupa hasil pertanian sebesar 775,00 persen, hasil industri sebesar 28,75 persen, dan hasil tambang sebesar 21,29 persen.

Kemudian, nilai ekspor non migas pada periode Januari sampai dengan Desember 2020 mencapai US$1.823,98 juta atau turun sebesar 15,88 persen dibanding periode yang sama tahun 2019.

--page

Dia menjelaskan, nilai ekspor selama Desember 2020 paling rendah dibanding bulan yang sama tahun 2019 dan 2018, dan dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya juga, nilai ekspor Desember 2020 turun sebesar 12,33 persen dibanding Desember 2019, dari US$215,79 juta menjadi US$189,18 juta.

"Penurunan itu disebabkan oleh menurunnya ekspor non migas, terutama ekspor hasil tambang," imbuhnya. (DONNY D/B-7)