BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengatakan berdasarkan dari data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) pada September 2020 lalu menunjukkan terjadinya peningkatan rata-rata pengeluaran perkapita atau bulan di Kalimantan Tengah, kecuali pada kelompok atau desil sepuluh.
"Namun peningkatan pada desil tujuh hingga desil sembilan secara umum lebih kecil dibandingkan dengan desil lainnya," terangnya, Rabu 17 Februari 2021.
Kondisi ini bisa diartikan bahwa kelompok menengah ke atas mengalami kontraksi rata-rata pengeluaran, sehingga ketimpangan semakin menurun.
Dia menambahkan bila dilihat berdasarkan wilayah, di perkotaan terjadi penurunan rata-rata pengeluaran perkapita atau bulan pada seluruh desil dengan penurunan terbesar pada desil tujuh dan desil sembilan, yaitu masing-masing -11,82 persen dan -10,88 persen.
Sebaliknya untuk wilayah perdesaan peningkatan rata-rata pengeluaran terjadi pada semua desil dengan peningkatan terbesar ada pada desil tiga hingga desil lima.
--page
"Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa di perdesaan ketimpangan jauh lebih merata dibandingkan di perkotaan," tandasnya. (DONNY D/B-6)









