BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro melalui rilisnya menyampaikan Nilai Tukar Petani (NTP) gabungan Provinsi Kalimantan Tengah mengalami kenaikan 1,93 persen dari 114,45 di Mei menjadi 116,66 pada Juni 2021.
Peningkatan ini karena didorong oleh kenaikan nilai tukar subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 3,59 persen dan subsektor peternakan 1,31 persen.
"Untuk NTP tertinggi terjadi di subsektor tanaman perkebunan rakyat yaitu 130,69, diikuti subsektor peternakan 106,46, perikanan 101,92, hortikultura 101,44 dan tanaman pangan 95,77," tuturnya, Rabu, 7 Juli 2021.
Kemudian di sisi lain Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Kalteng juga naik 1,59 persen, jika dibanding bulan Mei yang hanya 116,84 menjadi 118,70 pada Juni 2021.
Selanjutnya, indeks harga yang diterima petani (It) yaitu sebesar 126,94 atau naik 1,94 persen dan indeks harga yang dibayar petani (Ib) 108,81 juga naik 0,01 persen.
--page
Untuk Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) pada bulan Juni yaitu 109,38. Hal ini mengalami penurunan senilai 0,10 persen apabila dibandingkan Mei 2021. (DONNY/B-6)









