PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan rilis data yang disampaiakan oleh BPS Kalteng pada Kamis, 15 Juli 2021 ketimpangan pengeluaran penduduk di Kalteng meningkat 0,003 poin.

Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengatakan ketimpangan pengeluaran penduduk diukur dengan Gini Ratio pada Maret 2021 yaitu 0,323 poin.

"Angka ini meningkat 0,003 poin dibandingkan pada bulan September 2020 yang mencapai 0,320," sebutnya.

Dia menerangkan ketimpangan pengeluaran penduduk di wilayah perkotaan tercatat 0,353 atau turun 0,004 dibanding September 2020 yang sebesar 0,357 poin.

Sedangkan ketimpangan di wilayah perdesaan pada Maret 2021 yaitu 0,292 atau meningkat 0,002 poin apabila dibandingkan dengan September 2020.

--page

Kemudian distribusi pengeluaran penduduk pada kelompok 40 persen terbawah Maret 2021 tercatat 20,52 persen dan ini termasuk dalam kategori tingkat ketimpangan rendah.

Selanjutnya jika diitinjau menurut wilayah, distribusi pengeluaran penduduk 40 persen terbawah di perkotaan 18,80 persen dan termasuk berada dalam kategori ketimpangan rendah.

"Demikian halnya untuk wilayah perdesaan, distribusinya mencapai 22,11 persen masih tergolong ketimpangan rendah," imbuhnya. (DONNY D/B-6)