SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Usai adanya penangkapan 3 terduga teroris yang 2 diantaranya di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi perhatian dari jajaran kepolisian.

Hal ini membuat jajaran Polres Kotim akan berupaya maksimal untuk melakukan pengamanan saat perayaan Natal 2021 dan tahun baru 2022. 

"Tidak ada penambahan personel, namun kami akan memaksimalkan pengamanan yang ada dengan jumlah personel 350 orang yang kami terjunkan. Pengamanan secara tertutup juga kami lakukan," ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, Kamis 23 Desember 2021. 

Pengetatan pengamanan sendiri akan dilakukan sesuai SOP, terutama sterilisasi di tempat ibadah dan melakukan pemeriksaan terhadap jemaat yang akan melakukan ibadah saat Natal. 

Pihaknya juga akan melakukan rencana kontigensi kalau ada situasi berubah nantinya, sehingga ada opsi untuk pengamanan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

"Mudah-mudahan prediksi tidak berubah, sehingga kegiatan perayaan natal dan tahun baru berjalan aman serta terkendali," harapnya.

--page

Sementara terkait penangkapan terduga teroris di Sampit itu merupakan hasil pengamatan, pemantauan, dan penyelidikan Densus 88. Ada beberapa yang diamankan, dan pihaknya hanya membackup saja. 

"Kami hanya membackup saja, semua merupakan hasil penyelidikan tim Densus," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)