BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Daerah (Pemkab) Lamandau terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang layanan jaringan telekomunikasi. Itu dilakukan agar semua desa di Lamandau mendapat akses jaringan telekomunikasi.
Bupati Lamandau Hendra Lesmana saat menerima kunjungan perwakilan pihak PT Fiberhome Tecnologies Indonesia di ruang kerjanya mengatakan, mengatakan, di tahun 2023 Pemkab Lamandau mengupayakan agar semua daerah blank spot (daerah tanpa sinyal) dapat mengakses jaringan telekomunikasi.
“Kami menyambut baik atas bantuan BTS ini karena dengan adanya BTS 4G 3 desa akan dapat mengakses jaringan telekomunikasi,” ucap Hendra didampingi Kepala Dinas dan Kepala Bidang Pengelolaan Infrastruktur dan Ekosistem TIK Diskominfostandi, Rabu, 22 Juni 2022.
Pihaknya menyambut baik atas pembangunan BTS di wilayahnya. Pasalnya, masih banyak areal blank spot (daerah tanpa sinyal) di beberapa desa. Dengan bantuan BTS 4G BAKTI Kemenkominfo, bisa membuka akses telekomunikasi di areal blang spot.
“Dengan akses telekomunikasi yang baik, diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat,” harap Bupati.
--page
Diketahui, kunjungan tersebut sebagai koordinasi dan persetujuan site membangunan tower telekomunikasi Base Transceiver Station (BTS) 4G Badan Aksebilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) Kemenkominfo tahun 2022 yang merupakan relokasi dari Kaltara ke Kalteng.
Kabupaten Lamandau sendiri menerima tiga site yang akan dibangun di Desa Kinipan dan Desa Karang Mas Kecamatan Batang Kawa serta Desa Kahingai di Kecamatan Belantikan Raya. (HENDI NURFALAH/B-7)









