NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau kembali menyalurkan bantuan stimulan modal kepada pelaku UMKM yang ada di daerah setempat.

Pemkab Lamandau menargetkan 1200 pelaku UMKM dapat menerima bantuan stimulan modal sebesar Rp 5 Juta bagi setiap pelaku UMKM. Hal itu seperti disampaikan oleh Bupati Lamandau, Hendra Lesmana, usai menyerahkan secara simbolis bantuan stimulan modal kepada pelaku usaha tahap II.

“Kita kembali melaksanakan penyaluran bantuan stimulan modal bagi pelaku usaha UMKM. Ini tahap kedua, dengan jumlah penerima 127 Orang setelah sebelumnya tahap pertama berjumlah 177 orang,” ungkap Bupati Hendra di Nanga Bulik. Kamis, 15 Desember 2022.

Dijelaskan Bupati, Pemkab Lamandau telah menyalurkan bantuan kepada 304 pelaku usaha, secara bertahap program ini akan terus dilaksanakan guna mencapai target 1200 pelaku UMKM.

“Tentunya pelaku usaha yang lolos verifikasi dan memenuhi persyaratan yang ditentukan,” ujarnya.

--page

Untuk memastikan program bantuan tersebut merata dan tepat sasaran, Hendran Lesmana mengatakan bahwa bantuan tersebut khusus bagi pelaku UMKM di Kabupaten Lamandau dan telah mendaftarkan usahanya dengan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Setelah memenuhi persyaratan, kata dia, selanjutnya calon penerima akan divalidasi dan dilakukan verifikasi. “Harapan kita, bantuan ini menjangkau pelaku usaha di semua kecamatan,” katanya lagi.

Bupati menyebut, bantuan stimulan modal bagi pelaku usaha merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan menanggulangi inflasi di Kabupaten Lamandau.

“Anggaran yang disiapkan sekitar 6 Miliar lebih yang bersumber dari APBD Kabupaten Lamandau,” pungkasnya. (HENDI NURFALAH/B-5)