BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau, terus melakukan pembinaan secara berjejang. Khususnya, bagi peningkatan kapasitas Kepala Desa, Lurah maupun Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
“Kami beserta jajaran akan terus berupaya meningkatkan pelaksanaan pembinaan fasilitasi dan pendampingan bagi pemerintah desa (Pemdes) hingga BPD,” kata Bupati Lamandau Hendra Lesmana.
Termasuk memfasilitasi dan pendampingan kepada lembaga kemasyarakatan dan lembaga adat melalui monitoring dan evaluasi (Monev) program kegiatan, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Hal ini dilakukan agar tercipta pemerintah yang handal yang dapat mewujudkan visi misi Kabupaten Lamandau,” ucap bupati.
Hal itu disampaikan Bupati Hendra saat menghadiri acara pelantikan 39 orang Penjabat Kepala Desa (Pj. Kades) Se-Kabupaten Lamandau, yang digelar di Aula BPKPD setempat, baru-baru ini.
Bahkan pihaknya secara rutin menggelar rapat kerja yang bertujuan sebagai sarana mempertemukan camat, lurah, kepala desa dan ketua BPD untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan roda pemerintahan.
“Sehingga tercipta hubungan kerja yang harmonis dan berkesinambungan,” terangnya. Raker tersebut juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi arah kebijakan pemerintah, sekaligus melakukan evaluasi tentang penyelenggaraan pemerintahan dan keuangan.
Bupati menambahka, beberapa permasalahan pokok diantaranya, ancaman resesi global, krisis pangan dan pencegahan stunting pada balita, menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama dan mencari solusi ke depannya. (HENDI NURFALAH/B-6)









