LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau berkomitmen dalam pembangunan kependudukan. Hal ini terungkap pada saat Seminar Akhir Penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK).

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Lamandau itu bertujuan untuk  mensinergikan, menyinkronkan dan mengharmonisasikan upaya-upaya pengendalian keluarga, penataan dan pengarahan mobilitas, serta pengelolaan administrasi kependudukan.

“Hal tersebut susuai dengan Perpres Nomor 153 tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan,” kata Sekda Kabupaten Lamandau Muhamad Irwansyah di Nanga Bulik, Sabtu, 24 Desember 2022.

Selain itu, lanjut Sekda, seminar akhir penyusunan GDPK tingkat Kabupaten Lamandau tahun 2022 - 2047 tersebut merupakan langkah pengintegrasian penduduk dalam pembangunan.

Dijelaskan Irwansyah, selain diperlukan sebagai arah kebijakan kependudukan, GDPK juga menjadi master plan percepatan dan pengurangan kemiskinan di Kabupaten Lamandau.

--page

“GDPK sangat penting untuk dilakukan penyusunan sebagai pedoman arah pembangunan kependudukan,” bebernya.

Dengan tersusunnya GDPK, imbuh dia, diharapkan dapat memperbaiki political will dan komitmen Pemkab setempat terhadap prioritas pembangunan kependudukan, sekaligus mampu meningkatkan kepedulian para policy makers terhadap keterkaitan antara isu kependudukan dengan pembangunan. (HENDI NURFALAH/B-7)