BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro mengatakan Nilai Tukar Petani (NTP) Gabungan Kalteng pada bulan Desember 2022 lalu mengalami kenaikan.
Eko mengungkapkan, NTP Gabungan Kateng Desember 2022 naik sebesar 0,18 persen apabila dibandingkan dengan bulan november 2022 dari 116,88 menjadi 117,09.
"Peningkatan itu karena disebabkan oleh naiknya nilai tukar pada beberapa subsektor," ujar Eko, Selasa, 3 Januari 2023.
Subsektor yang mengalami kenaikan yakni tanaman pangan sebesar 0,56 persen, peternakan 0,27 persen, tanaman perkebunan rakyat 0,11 persen, dan hortikultura 0,05 persen.
"Perikanan menjadi satu-satunya subsektor yang mengalami penurunan nilai tukar yaitu sebesar 0,48 persen," beber Eko.
--page
Selain itu, Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Kalteng juga mengalami peningkatan yakni sebesar 0,39 persen. Kenaikan ini terjadi utamanya disebabkan naiknya indeks harga sejumlah kelompok kebutuhan.
Diantaranya seperti makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,51 persen, penyedia makanan dan minuman atau restoran 0,39 persen dan perawatan pribadi serta jasa lainnya 0,37 persen.
Kemudian sama halnya dengan NTP, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Kalteng juga mengalami peningkatan sebesar 0,28 persen dari 116,34 di November 2022 menjadi 116,67 pada Desember 2022. (DONNY D/B-7)









