BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas gelar bimbingan teknis (bimtek) persiapan pelaksanaan pengadaan barang/jasa dan strategi pengelolaan/pengendalian kontrak dalam pengadaan barang dan jasa, Rabu, 25 - 27 Januari 2023.
"Jadi bimbingan teknis terkait pengadaan barang/jasa pemerintah ini merupakan kegiatan yang dimaksudkan untuk mensosialisasikan peraturan perundangan yang terkait dengan menghasilkan barang ataupun jasa," ujar Bupati Gunung Mas Jaya S Monong melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Bupati Efrensia L.P Umbing, Rabu, 25 Januari 2023.
Momentum bimbingan teknis terkait persiapan pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa (PJB) dan Strategi Pengelolaan/Pengendalian Kontrak kali ini dianggap cukup tepat.
Sebab mengambil waktu pelaksanaannya di awal tahun, di mana pelaksanaan persiapan proses pemilihan penyedia barang/jasa sebagian besar sedang dipersiapkan.
"Ke depannya kami mengharapkan kegiatan seperti ini juga dapat dimulai di triwulan ke-4, mengingat proses identifikasi kebutuhan dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) seharusnya sudah dilakukan, yang merupakan rangkaian awal proses PBJ itu sendiri," terangnya.
Dia mengatakan, bimbingan teknis ini juga diharapkan mampu meningkatkan secara kualitas dan kuantitas proses PBJ, yang sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi Dalam Rangka Menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
--page
Sementara itu Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa pada Sekretariat Daerah Gunung Mas Aryantoni menjelaskan bahwa sasaran kegiatan pelaksanaan bimtek ini yakni aparatur selaku pelaku maupun aparatur yang berpotensi sebagai pelaku pengadaan barang/jasa pemerintah yang ada di lingkup pemerintahan Kabupaten Gunung Mas.
"Peserta kegiatan bintek ini adalah berasal dari unsur perangkat daerah di Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dengan jumlah peserta yang kami undang sebanyak 100 orang," jelasnya. (RISKA YULYANA/R)









