BORNEONEWS, Palangka Raya - Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng, Akhmad Tantowi memprediksi pertumbuhan ekonomi global terus mengalami tren penurunan pada 2023.
Berdasarkan data Inflasi Kalteng pada Januari 2023 secara gabungan antara Kota Palangka Raya dan Sampit sebesar 0,13 persen.
“Secara year on year turun dari 5,98 persen menjadi 5,81 persen. Di Palangka Raya sebesar 0,13 persen dan di Sampit 0,11 persen,” ungkapnya dalam rapat TPID bersama Pemprov Kalteng di Ruang bajakah, Jumat, 3 Januari 2023.
Namun Akhmad mengakui angka tersebut jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya tahun 2022 memang cukup tinggi mencapai 0,62 persen dan sekarang tinggal 0,13 persen walaupun masih tinggi bila dibandingkan tahun 2021.
“Banyak fenomena terjadi kenaikan harga untuk beras, cabai rawit di beberapa tempat di seluruh Indonesia, memang menjadi perhatian kita semua,” tambahnya.
--page
Perlu diketahui perbandingan data secara nasional, dengan inflasi di Januari 0,13 persen Kalteng berada diposisi 16 besar, dan sudah turun dari posisi sepuluh. (HERMAWAN DP/R)









