KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas gelar publikasi stunting tingkat kabupaten tahun 2022 yang dilaksanakan di aula Bappedalitbang, Rabu, 8 Februari 2023.

"Publikasi stunting merupakan suatu langkah penting untuk menyampaikan data prevalensi stunting terkini pada skala layanan puskesmas, kecamatan, kelurahan dan desa," ujar Bupati Gunung Mas Jaya S Monong, Rabu, 8 Februari 2023.

Lanjutnya, berdasarkan hasil publikasi stunting ini, nanti akan menjadi bahan evaluasi intervensi stunting yang telah dilaksanakan, sebagai bahan perumusan pemecahan masalah dan memantau proses perencanaan di tingkat desa hingga Kabupaten dan advokasi kepada unit-unit terkait di pemerintah daerah untuk integrasi program.

"Melalui publikasi stunting ini kami harapkan seluruh perangkat daerah, lintas sektor terkait serta seluruh masyarakat Kabupaten Gunung Mas menjadikan stunting adalah masalah kita bersama yang membutuhkan penanganan dalam semua tingkat," terang Jaya. 

Harapannya, derajat kesehatan masyarakat meningkat, sehingga produktivitas masyarakat meningkat dan menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan pengeluaran kesehatan.

--page

Orang nomor satu di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini juga berharap dukungan seluruh lintas sektor serta komitmen semua pihak, dalam mendukung Program Aksi Percepatan Penanggulangan Stunting dan menjadi sebuah pilihan dalam mewujudkan derajat kesehatan yang lebih baik.

Angka stunting di Kabupaten Gunung Mas berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) di tahun 2022 yakni 17,9 persen, angka tersebut menurun dari tahun 2021 yang mencapai 35,9 persen. (RISKA YULYANA/J)