BORNEONEWS, Kuala Kurun - Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P Umbing optimis pemkab setempat bisa terus menurunkan angka stunting.
"Harapan kami, Kabupaten Gunung Mas bisa mempertahankan atau bahkan bisa menurunkan angka stunting. Kalau bisa zero stunting, atau di bawah lima persen. Kami optimis," ujar Efrensia, Kamis, 2 Maret 2023.
Untuk mewujudkan hal tersebut kata Efrensia memerlukan waktu dan proses serta kekompakkan semua pihak dalam menyukseskan program penurunan stunting tersebut.
Komitmen pimpinan, dan seluruh tim, sinergitas yang baik, kolaborasi yang baik dikatakannya menjadi kunci keberhasilan dalam menurunkan angka stunting.
"Selain itu, diperlukan pula edukasi kepada sasaran seperti ibu hamil, ibu yang memiliki batuta dan balita terkait pola asuh yang baik agar anak-anak bisa tumbuh bebas stunting," jelas Efrensia.
--page
Lanjutnya, edukasi kepada generasi muda tentang dampak buruk pernikahan usia dini juga penting. Sebab kata Efrensia, remaja pria maupun wanita yang memutuskan untuk menikah di usia dini belum siap secara fisik dan psikis serta ekonomi.
Untuk diketahui, angka stunting di Kabupaten Gunung Mas berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) di tahun 2022 yakni 17,9 persen, angka tersebut menurun dari tahun 2021 yang mencapai 35,9 persen. (RISKA YULYANA/Y)









