KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Angka Monitoring Center Prevention (MCP) KPK Pemerintah Kabupaten Gunung Mas tahun 2022 melebihi dari target.

"Angka MCP Pemerintah Kabupaten Gunung Mas tahun 2022 yakni 92,76 dan angka tersebut sudah melebihi target kami yakni 86," ujar Bupati Gunung Mas Jaya S Monong melalui Asisten III Setda Gumas Letus Guntur, Senin, 4 April 2023.

Untuk tingkat Kalimantan Tengah, Pemkab Gunung Mas ada di peringkat tiga, peringkat pertama yakni Pemprov Kalteng dengan capaian 95,77 dan peringkat kedua diduduki oleh Pemkab Kotawaringin Barat dengan nilai 92,94.

Ada delapan area intervensi KPK yang jadi penilaian MCP yakni, perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan aparat pengawasan intern pemerintah (APIP), manajemen aparatur sipil negara (ASN), optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah dan tata kelola keuangan desa.

Meski secara keseluruhan angka MCP Pemkab Gunung Mas melebihi target, namun jika dilihat per area intervensi KPK, ada dua area yang tidak mencapai target pada tahun 2022 yakni terkait optimalisasi pajak daerah dengan capaian 81,36 dan manajemen aset daerah dengan capaian 85.

--page

"Kendala dari dua area tersebut belum mencapai targetnya yakni masih perlu menggali lagi potensi pajak dan kemudian terkait aset daerah yang masih belum kita gali lagi," jelas Letus.

"Sehingga untuk di tahun 2023 nanti akan ada perbaikan di area manajemen aset daerah dan pengelolaan pajak daerah," imbuhnya.

Letus mengatakan bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masuk ke dalam 8 area intervensi berkomitmen untuk meningkatkan MCP Pemkab Gunung Mas di tahun 2023.

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Gunung Mas Dihel mengatakan bahwa, adanya rapat-rapat koordinasi terkait MCP menjadi hal penting yang dilakukan untuk menyamakan persepsi dan pengelolaannya.

"Untuk mencapai target MCP kami menggunakan strategi kerjanya yakni dengan sistem pemanggilan masing-masing OPD yang terkait 8 area intervensi ke Inspektorat," jelas

"Nanti mereka bawa datanya dan langsung diinput, termasuk jika ada masalah bisa langsung diselesaikan di Inspektorat," imbuhnya.

Dia berharap, capaian MCP Pemkab Gunung Mas bisa lebih baik dari tahun 2022. "Harapan kami di tahun 2023 ini MCP kita bisa lebih baik dari tahun 2022, kami belum koordinasi dengan KPK terkait targetnya, namun paling tidak bisa mencapai angka 93," tukas Dihel. (RISKA YULYANA/Y)