PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Festival Ekonomi dan Keuangan Syariah Kalimantan Tengah atau yang disingkat FESyar Kalteng 2023 yang dihelat Bank Indonesia Provinsi Kalteng pada 3-6 Mei 2023 memiliki dua acara utama yang ditujukan untuk mendukung UMKM.

"FESyar Kalteng 2023 memiliki dua acara utama yaitu Sharia Economic Forum dan Pameran Produk Unggulan UMKM yang dinamai Sharia Fair," kata Kepala Perwakilan BI Kalteng, Taufik Saleh dalam rilisnya pada Rabu, 3 Mei 2023 sore.

FESyar Kalteng 2023 ini menurut Taufik mengusung tema "Sinergi dan Inovasi Ekonomi Keuangan Syariah Melalui Dukungan Digitalisasi untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif".

"Sharia economic forum akan berisi berbagai kegiatan Seminar dan Talkshow untuk mengedukasi masyarakat," kata Taufik lagi.

Seminar yang disampaikan, lanjut Taufik, akan mengenai kisah-kisah sukses pelaku usaha ekonomi keuangan syariah, strategi pengembangan model UMKM halal dan strategis pengembangan usaha bisnis pondok pesantren, serta informasi perkembangan terkini ekonomi dan keuangan syariah.

--page

"Selain itu, masyarakat juga dapat mengikuti tabligh akbar bersama Guru Sufian Al Banjari dari Kalimantan Selatan," bebernya lagi.

FESyar Kalteng 2023, kata Taufik, juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan dalam rangka mendorong kemajuan umkm melalui kegiatan pameran produk unggulan UMKM yang dinamai Sharia Fair.

"Kegiatan pameran ini akan mengikutsertakan pelaku umkm di bidang fesyen, kerajinan, aneka produk olahan makanan dan minuman, aneka produk herbal dan berbagai pelaku usaha UMKM lainnya," jelas Taufik lagi. (TESTI PRISCILLA/H)