BORNEONEWS, Kuala Kurun - Perwakilan orangtua dari siswa peserta pelatihan berhitung dengan metode gasing di Gunung Mas, Yuliani mengaku anaknya mengalami perubahan baik usai mengikuti pelatihan tersebut.
"Saya melihat adanya perkembangan dari anak saya, sebelumnya, ketika anak saya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar itu diberi soal hitung-hitungan, dia lambat menjawabnya. Namun setelah mengikuti pelatihan gasing ini, anak saya bisa lebih cepat menjawab saat diberi soal berhitung," ujar Yuliani, Kamis, 12 Mei 2023.
Yuliani menambahkan, saat ini anaknya menganggap matematika bukan suatu yang menyeramkan, karena sudah mendapatkan ilmu bagaimana cara menghitung dengan cara asik, mudah dan menyenangkan.
"Kami berharap, dengan anaknya program gasing ini, ke depannya, anak-anak khususnya di Kabupaten Gunung Mas tidak lagi menganggap matematika suatu hal yang menyeramkan dan menakutkan," tambahnya.
Dia mewakili orangtua siswa berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Gunung Mas yang bekerja sama dengaj Yayasan Teknologi Indonesia Jaya yang telah menggelar pelatihan berhitung dengan metode gasing ini secara gratis.
--page
Yuliani pun memberikan semangat kepada para trainer dan guru yang akan melatih guru dan siswa lain di Kabupaten Gunung Mas tentang berhitung dengan metode gasing. Agar ke depannya, sumber daya manusia di Kabupaten Gunung Mas khususnya di bidang numerasi menjadi lebih baik.
Untuk diketahui, Pemkab Gunung Mas telah menggelar pelatihan berhitung dengan metode gasing angkatan pertama pada 3-18 April 2023 dan dilanjutkan pada 5-10 Mei 2023. (RISKA YULYANA/Y)









