NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau berkomitmen untuk menurunkan angka kasus stunting di daerah setempat, sehingga target prevelansi stunting diangka 14 persen bisa diwujudkan.

“Tentu pemerintah daerah akan menjalankan prinsip dan komitmen bersama dalam membuat gerakan-gerakan dan kegiatan penurunan angka stunting,” kata Bupati Lamandau Hendra Lesmana di Nanga Bulik, Minggu, 4 Juni 2023.

Dijelaskan Bupati, upaya percepatan penurunan angka stunting oleh Pemerintah Kabupaten Lamandau, dimaksudkan guna mencapai target yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat yakni prevalensi 14 persen pada tahun 2024.

Namun demikian, lanjut dia, untuk mencapai hal tersebut diperlukan kerjasama dan sinergitas yang serius dari setiap elemen pemerintah, masyarakat, dan stakeholder terkait.

“Sejauh ini guna menggapai hasil optimal dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Lamandau, kami telah melakukan berbagai gerakan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat,” ujarnya.

--page

Adapun gerakan sosialisasi dan edukasi itu sendiri, kata dia, lebih menekankan kepada pencegahan pernikahan dini, edukasi ibu hamil dan menyusui. Selain itu juga memaksimalkan edukasi terhadap masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan peningkatan kesejahteraan bagi keluarga.

“Terkait komitmen bersama dalam penurunan angka stunting ini sudah kami paparkan pada saat penilaian delapan aksi konvergensi percepatan penurunan angka stunting,” pungkasnya. (HENDI NURFALAH/H)