LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau terus berupaya meningkatkan keterampilan dan wawasan wirausaha bagi masyarakat di daerah setempat. Salah satunya melalui pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi.

“Semoga pelatihan ini mampu meningkatkan keterampilan dan wawasan wirausaha,” kata Bupati Hendra Lesmana saat menghadiri acara penutupan pelatihan berbasis kompetensi di UPTD BLK Kabupaten Lamandau, Jumat, 23 Juni 2023.

Diketahui, kegiatan tersebut digelar selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Juni 2023. 3 unit kompetensi dalam pelatihan diantaranya, packaging, cuci helm dan cuci sepatu. Pelatihan itu dikuti oleh 30 peserta, dengan rincian 10 orang per unit kompetensi.

Bupati menjelaskan, pendidikan dan pelatihan tersebut sejalan dengan UU Nomor 20/2008 tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang menyebutkan tentang asas pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah yang dilakukan dengan tetap memperhatikan dan mengutamakan perlindungan pemeliharaan lingkungan hidup.

Dikatakan Hendra, pelatihan tersebut merupakan upaya untuk memberikan pembinaan kepada seluruh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Lamandau. Ia juga berpesan agar para peserta juga mengembangkan keterampilan dalam bidang teknologi informasi yang menjadi syarat mutlak masuk dalam era digitalisasi.

--page

“Para wirausahawan harus selalu berinovasi menyesuaikan kebutuhan dan keinginan pasar yang sangat dinamis. Kemampuan beradaptasi adalah salah satu syarat utama dalam memulai dan mempertahankan usaha di era milenial saat ini,” terang Bupati.

Bupati berharap, dengan diselenggarakannya pelatihan oleh Dinas Koperasi dan UKM Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kabupaten Lamandau itu, bisa menjadi bagian dari upaya pembinaan bagi masyarakat dalam upaya membangkitkan ekonomi nasional maupun daerah.

(HENDI NURFALAH/Y)