BORNEONEWS, Lamandau - Investasi merupakan salah satu pilar pembangunan di Kabupaten Lamandau, agar investor tertarik menanamkan investasinya dan berusaha di Kabupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba ini, diperlukan komitmen untuk memperkuat sejumlah faktor pendukung.
Bupati Lamandau, Hendra Lesmana mengungkapkan, ada empat faktor penting yang harus diperkuat untuk menarik para investor. Diantaranya, infrastruktur pendukung, sumber daya manusia (SDM), kepastian hukum dan manajemen resiko.
“Keempat faktor itu penting terus diperkuat karena investasi menjadi pondasi utama dalam memajukan suatu daerah,” ujar Bupati Hendra di Nanga Bulik, Kamis, 27 Juli 2023.
Menurut Bupati, infrastruktur yang perlu diperkuat saat ini adalah jalan dan jembatan serta listrik. Di mana faktor itu menjadi pendukung utama dan selalu menjadi perhatian serius para investor ketika akan berinvestasi di suatu wilayah.
Kemudian, lanjut Hendra, jaminan hukum dan kepastian keamanan yang menjadi prioritas kedua dalam sebuah investasi di suatu wilayah, serta menguatkan sumber daya yang ada, termasuk tenaga kerja yang harus disiapkan. Terakhir, berkaitan dengan keberlanjutan dari sebuah kegiatan investasi bagaimana mengatur managemen resikonya.
--page
“Ketika kita berbicara infrastruktur tadi, maka in line-nya sudah searah dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah daerah,” sebut Bupati.
Ia menjelaskan, apabila hal itu dapat terus dilakukan, maka sektor lain juga bisa ikut bergerak seperti pertanian, perkebunan, perikanan maupun pariwisata. Begitu juga untuk hal lainnya termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Sebagai masyarakat yang madani tentunya kita tidak mungkin terkotak-kotak implementasinya berdasarkan friksi-friksi saja, tetapi semua elemen masyarakat harus bisa ikut semua,” harapnya.
Sementara, terkait pembangunan sumber daya manusia, Pemkab Lamandau sudah meluncurkan berbagai program seperti alokasi dana untuk beasiswa daerah, menggelar pelatihan dan workshop secara rutin, serta sejumlah upaya untuk meningkatkan kapasitas SDM.
Bahkan, kata dia, dengan adanya kampus Politeknik Lamandau (Polilaman) diharapkan mampu menyiapkan tenaga-tenaga terampil yang siap terjun di dunia industri, sehingga mereka siap menghadapi industrialisasi di masa depan.
“Faktor pendukung inilah yang akan kami jadikan daya tarik untuk menyakinkan para investor,” kata Hendra.
Sesuai dengan potensi yang dimiliki daerah, investasi paling dominan di Kabupaten Lamandau, sebut Bupati, hingga saat ini masih didominasi sektor perkebunan kelapa sawit. Meski demikian, sudah ada beberapa investor pertambangan mulai masuk ke Kabupaten Lamandau.
“Masih didominasi perkebunan kelapa sawit, sisanya pertambangan dan pengusahaan hutan,” bebernya. (HENDI NURFALAH/J)









