LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau terus berkomitmen menurunkan angka prevelansi stunting di daerah setempat. Upaya ini agar setiap program bisa terlaksana sesuai harapan. Salah satunya dengan menggelar Rembuk Stunting dan Loka Karya Mini Penurunan Stunting.

Kegiatan yang digelar di gedung Aula Kantor Bappedalitbang Kabupaten Lamandau itu dibuka Bupati Hendra Lesmana, diwakili Sekda Kabupaten Lamandau, Muhamad Irwansyah. Pada acara tersebut, ia menyatakan keseriusan pemerintah daerah setempat dalam menurunkan stunting.

Terlebih pada tahun 2023 ini Pemkab Lamandau telah berhasil mendapat juara terbaik kedua atas penilaian kinerja kabupaten/kota pada pelaksanaan delapan aksi konvergensi penurunan stunting se-Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Untuk itu diharapkan kepada semua pihak yang terlibat agar bisa lebih fokus lagi pada penurunan angka prevalensi stunting di Kabupaten Lamandau dan menjaga peringkat yang telah diraih tersebut,” ujar Sekda Irwansyah di Nanga Bulik, Senin, 14 Agustus 2023.

Selain itu, kata Sekda, melalui kegiatan itu juga diharapkan tercipta komitmen dan sinergitas dari seluruh pemangku kepentingan dalam menanggulangi permasalahan stunting secara bersama-sama sekaligus sebagai upaya untuk memperkuat koordinasi dalam penyelenggaraan rencana aksi percepatan penurunan stunting.

--page

“Salah satu upaya yang kita laksanakan saat ini adalah dengan mengalokasikan anggaran untuk memberikan makanan tambahan bergizi bagi para balita serta ibu hamil, serta menggandeng dunia usaha untuk membantu mengkampanyekan penurunan stunting khususnya di sekitar wilayahnya masing-masing,” jelas Sekda.

Pada kegiatan itu juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama dalam penurunan angka prevalensi stunting di Kabupaten Lamandau tahun 2023. Hal ini dianggap penting sebagai wujud nyata dan bentuk keseriusan pemerintah dalam menurunkan stunting.

“Bayi stunting itu bisa diturunkan dengan adanya intervensi langsung berupa pemberian susu dan makanan tambahan, serta edukasi-edukasi lain yang harus dilakukan, untuk itu diperlukan komitmen yang kuat dan kerja sama oleh semua pihak, tidak terkecuali dukungan dari masyarakat,” pungkasnya.

(HENDI NURFALAH/Y)