BORNEONEWS, Sampit - Meski kualitas udara memburuk, kasus infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belum ada peningkatan signifikan, meskipun saat ini kualitas udara memburuk.
"Alhamdulillah bulan Juni-Juli 2023 itu masih standar (kasus ISPA), sehingga tidak ada kenaikan yang signifikan. Namun kita sangat berhati-hati apalagi dengan indeks standar pencemaran udara (ISPU) yang sudah mengkhawatirkan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kotim Umar Kaderi, Rabu, 16 Agustus 2023.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kotim, kasus ISPA bulan Juni 2023 sebanyak 1.658 dan Juli 2023 sebanyak 1.879. Data tersebut menunjukkan belum ada kenaikan signifikan.
"Kaau bulan Agustus 2023 data belum diketahui karena belum akhir bulan," ujar Umar.
Meski ISPA termasuk penyakit ringan, ia mengimbau masyarakat agar melaksanakan kegiatan-kegiatan yang tidak mengandung resiko penyakit ISPA. Karena pada saat tertentu udara tidak bagus untuk pernapasan.
--page
Dia mengimbau masyarakat untuk mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, olahraga minimal 30 menit dalam sehari, konsumsi vitamin, konsumsi buah-buahan, cukup istirahat dan perbanyak minum air putih.
"Kami juga instruksikan Puskesmas di daerah ini untuk selalu melakukan penyuluhan promosi kesehatan untuk menghindari penyakit-penyakit yang disebabkan oleh keadaan cuaca yang kurang bagus," tutupnya. (DEWI PATMALASARI/H)









