BORNEONEWS, Sampit - Posisi perawat di Pustu Desa Terantang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sudah 5 bulan kosong. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim akan segera menggeser perawat untuk mengisi kekosongan tersebut.
"Terkait Pustu di Desa Terantang bahwa yang bersangkutan itu lulus PPPK penempatan di luar daerah Terantang, sehingga di desa tersebut ada kekosongan perawat," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur Umar Kaderi, Kamis, 17 Agustus 2023.
Dirinya membuat telaahan dengan Badan Kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) Kotim agar menggeser perawat yang ada di Puskesmas Mentaya Seberang ke Pustu Desa Teranyang.
Ia mengatakan, kekosongan 5 bulan tersebut karena belum ada pengangkatan tenaga kontrak. Sementara pengangkatan tenaga kkntrak prosesnya panjang. Sehingga dipertimbangkan untuk menggeser perawat yang ada.
Lanjutnya, meski tidak memiliki perawat namun Pustu di Desa Terantang memiliki bidan. Sebagaimana permintaan Bupati Kotim Halkkinnor bahwa semua desa minimal ada tenaga kesehatan baik itu perawat atau bidan.
--page
"Kami tetap berupaya untuk menempatkan kembali perawat yang ada Pustunya namun tidak ada tenaganya," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Terantang Aswandi Syukur membenarkan kekosongan perawat di Pustu desa tersebut selama 5 bulan. Hal itu banyak dikeluhkan warga meski ada bidan di sana.
"Dulu di sini memang ada perawat, namun sejak 5 bulan itu kosong karena berhenti ikut suaminya ke Palangka Raya. Memang ada bidan di sini tetapi berbeda. Harapan masyarakat agar segera ada perawat ditempatkan di sini," kata Aswandi. (DEWI PATMALASARI/Y)









