PEGAWAI Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Seruyan, Rabu (13/4/2016) pagi, menjalani tes urine yang digelar jajaran Polres Seruyan.
Pada pelaksanaan tes urine yang dimulai sekitar pukul 07.30 - 09.00 WIB itu, hanya 44 pegawai yang berhasil di tes urinenya. Sementara sisanya sebanyak 136 pegawai lain belum sempat diambil urinenya.
“Untuk jumlah pegawai kami keseluruhan yang akan di tes urine sebanyak 180 orang. Rinciannya, PNS sebanyak 74 orang dan honorer 106 orang,” kata Robbi, pejabat di Dinas PU Seruyan.
Adapun tes urine tersebut dipimpin Kapolres Seruyan AKBP Budi Satrijo bersama Wakapolres Kompol Dhovan Oktavianton. Polres menurunkan lebih dari sepuluh anggotanya untuk melaksanakan pengambilan urine
Turut hadir, Sekretaris Daerah Seruyan Haryono dan Kepala RSUD Kuala Pembuang Reson Rusdianto.
Usai kegiatan itu, Kapolres Seruyan Budi Satrijo mengatakan, tes urine masih dalam rangka pelaksanaan Operasi Berantas Sindikat
Narkoba (Bersinar) yang digelar selama satu bulan penuh sejak 21 Maret hingga 20 April 2016.
“Senin (11/4/2016) kita sudah tes urine seluruh anggota yang bertugas di Polres. Nah mulai hari ini, pelaksanaan beralih ke pemerintahan yakni pada kantor dinas atau badan. Tidak menutup kemungkinan, akan diteruskan pelaksanaan tes urine ke sekolah-sekolah,” kata Budi.
Jika dari hasil pemeriksaan urine terbukti ada pegawai yang positif mengonsumsi narkoba, sanksi akan diserahkan ke pemerintah daerah.
“Kalau sanksi dari kita, dilakukan pembinaan terlebih dahulu untuk menerapkan efek jera,” ujar kapolres.
Sementara itu, Sekda Seruyan Haryono, sangat mendukung upaya yang dilakukan polres dengan melakukan pengambilan tes urine tersebut. Sebab melalui kegiatan itu, bisa diketahui pegawai yang menggunakan narkoba atau tidak.(PN/B-11)








