BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas gelar kegiatan sikronisasi indikator makro daerah/ sosialisasi data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Gunung Mas dengan tema optimalisasi sektor ekonomi kreatif dalam pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gunung Mas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Bappedalitang, Senin, 2 Oktober 2023.
"Kegiatan hari ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan gambaran dalam wujud angka-angka yang dihasilkan dari perhitungan berdasarkan berbagai pendekatan baik pendekatan produksi, pendapatan maupun pengeluaran secara kaidah statistik," ujar Kepala Bappedalitang Yantrio Aulia melalui Kepala Bidang Perekonomian, Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Yeremia Dodi, Senin, 2 Oktober 2023.
Kemudian juga melihat bagaimana perspektif sektor ekonomi kreatif dapat menciptakan kemajuan dan kesejahteraan dengan kemampuannya menyerap tenaga kerja.
Sehingga pendapatan masyarakat bertambah yang pada akhirnya akan mengurangi pengangguran dan secara jangka panjang akan mengurangi kemiskinan di masyarakat, menjadikan ekonomi kreatif berperan sebagai pendorong perkembangan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
--page
Sebagai gambaran PDRB merupakan potret perekonomian suatu daerah. Dari data PDRB kita dapat memiliki citra jumlah keseluruhan nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan dari semua kegiatan perekonomian di seluruh wilayah.
Dalam pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan ekonomi kreatif, kita perlu menggali dan mengasah potensi kreativitas dan inovasi yang terwujud dalam penemuan-penemuan baru dalam individu masyarakat.
"Ekonomi kreatif dipandang sebagai salah satu alternative yang tepat dalam mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat," paparnya.
Pembicara dalam kegiatan tersebut kata Yeremia yakni Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Gunung Mas Waras yang memaparkan berbagai hal terkait gambaran PDRB di Gunung Mas.
"Sehingga pada waktunya nanti rekan-rekan perangkat daerah pada forum diskusi, dapat mendiskusikan dari paparan yang disampaikan, apa sebab angkanya naik atau turun atau bisa berangkat dari pertanyaan dasar yaitu apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi," tukasnya. (RISKA YULYANA/J)









