BORNEONEWS, Sampit - Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur menggelar bimbingan teknis yang diperuntukan kepada petugas pengelola sarana pelayanan kefarmasian, kegiatan di laksanakan di Gedung Wanita Jalan A.Yani, pada Kamis, 19 Oktober 2023.
"Bimtek pengelola dan penanggung jawab apotek, toko obat dan pengelola kefarmasian di puskesmas," kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinkes Kotim Abdurahman selaku Ketua Panitia.
Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi.Pada kegiatan inti, beberapa materi disampaikan oleh Balai Besar POM Palangkaraya diantaranya terkait pengelolaan dan bahan obat.
Dalam Sambutannya, Umar menyebut SDM pengeola obat di fasilitas pelayanan kefarmasian juga berperan penting dalam menyediakan dan memberikan sediaan farmasi (obat) yang bermutu karena fasilitas pelayanan kefarmasian merupakan muara peredaran sediaan farmasi yang akan bersinggungan langsung dengan masyarakat.
"Untuk menunjang SDM pelayanan kefarmasian dalam hal menyediakan dan memberikan obat yang memenuhi ketentuan, maka diperlukan pengetahuan terkait regulasi dan standar pelayanan terkini," jelasnya.
--page
Ia mengatakan, selain melakukan fungsi pengawasan, Pemerintah Daerah selaku penerbit izin operasional fasilitas pelayanan kefarmasian, berkewajiban melakukan pembinaan terhadap SDM pada fasilitas pelayanan kefarmasian yang ada, agar penyelenggaraan pelayanan kefarmasian dapat memenuhi standar dan persyaratan yang ditetapkan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memben pembekalan kepada petugas pengelola sarana pelayanan kefarmasian agar dapat meningkatkan kompetensi dalam pengelolaan obat yang aman, bermutu, dan berkhasiat.
"Saya berharap ilmu yang didapat dari pertemuan ini menjadi bekal dalam pengelolaan obat di sarana pelayanan kefarmasian,"tutupnya.(NOOR ANNISA/H)









