BORNEONEWS, Palangka Raya - Dari sisi inflasi, tingkat inflasi tahunan Kalteng pada tahun 2023 disebut telah mengalami normalisasi setelah mencapai puncaknya pada tahun lalu.
"Pada Oktober 2023, tingkat inflasi Kalimantan Tengah tercatat sebesar 2,51 persen dan masih berada dalam kisaran sasaran nasional sebesar 3±1 persen," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Taufik Saleh pada Rabu, 29 November 2023 malam.
Hal ini disampaikan Taufik Saleh dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia tingkat Provinsi Kalteng pada Rabu, 29 November 2023 malam usai mengikuti PTBI nasional yang diisi arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo yang disiarkan secara langsung.
"Inflasi yang lebih terkendali pada tahun 2023 tidak terlepas dari berbagai upaya yang telah dilakukan kementerian dan Instansi terkait yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah atau TPID," tutur Taufik.
Sinergi TPID melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan atau GNPIP ini menurut Taufik terus berlanjut untuk mendorong stabilisasi harga dan pasokan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
--page
"Pada tahun 2023, beberapa pengendalian inflasi pangan untuk jangka panjang mengarah ke arah struktural seperti proyek pengembangan beras IR-42 dengan masa tanam yang lebih cepat di Kapuas, Pulang Pisau, dan Kotawaringin Timur," jelasnya.
Pelaksanaan kegiatan melalui giat pasar penyeimbang dan pasar murah, perluasan KAD untuk komoditas selain beras juga dijajaki dalam rangka menjaga pasokan.
"Kendati demikian, amanah pengendalian inflasi bukan berarti telah selesai. Sinergi TPID Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota Kalteng dengan berbagai strategi kebijakan GNPIP masih perlu dilakukan," tegasnya.
Hadir dalam kegiatan Wakil Gubernur Kalteng, H Edy Pratowo yang membacakan sambutan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Bupati, Pj Bupati/Wali Kota Se-Kalteng, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Kepala Perangkat Daerah dan Pimpinan Instansi Vertikal Provinsi Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/H)









