BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah Hanif Yahya menyebut dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016 pihaknya akan menyensus 183.764 usaha di seluruh provinsi berjuluk "Bumi Tambun Bungai" ini.
"Kita akan lihat apakah data ini masih relevan atau ada penambahan. Namun dengan data yang ada ini kita optimis dapat menyelesaikan sensus dalam satu bulan, 1-31 Mei 2016 ini," ungkap Hanif dalam pemaparan materi bertajuk "Menyediakan Informasi untuk Pengembangan dan Daya Saing Usaha" dalam kegiatan Coffee Morning dalam Rangka Sensus Ekonomi 2016 (SE2016) di Hotel Aquarius, Kamis (28/4/2016).
Menurut data BPS, ada 17.474 usaha di Kotawaringin Barat, 30.957 usaha di Kotawaringin Timur, 35.787 usaha di Kapuas, 11.030 usaha di Barito Selatan, 11.749 usaha di Utara, 2.149 usaha di Sukamara, dan 2.933 usaha di Lamandau.
Selanjutnya ada 8.901 usaha di Seruyan, 15.482 usaha di Katingan, 7.630 usaha di Pulang Pisau, 7.622 usaha di Gunung Mas, 7.752 usaha di Barito Timur, 6.750 usaha di Murung Raya serta 17.548 usaha di Kota Palangka Raya.
"Tujuan diselenggarakannya sensus ekonomi ini 10 tahun sekali, untuk membuat keterbukaan informasi, meningkatkan daya saing dan pendataan secara komprehensif terhadap seluruh kegiatan ekonomi (kecuali sektor perekonomian) di seluruh wilayah," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/m)








