PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan perkembangan impor Kalimantan Tengah hingga akhir tahun 2023.

"Selama November 2023, nilai impor Kalimantan Tengah mencapai US$8,64 juta atau naik 264,56 persen dibanding Oktober 2023 yang tercatat US$2,37 juta," kata Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro pada Selasa, 23 Januari 2024.

Sejalan dengan nilai impor, lanjut Eko, volume impor Kalimantan Tengah juga mengalami peningkatan sebesar 61,08 persen, dari 3,53 ribu ton pada Oktober 2023 menjadi 5,67 ribu ton pada November 2023.

"Peningkatan nilai impor ini disebabkan adanya kenaikan impor kelompok migas dari US$1,66 juta pada Oktober 2023 menjadi US$1,99 juta pada November 2023," katanya lagi.

Sementara itu, lanjutnya, kelompok non migas juga mengalami peningkatan dari US$0,71 juta pada Oktober 2023 menjadi US$6,65 juta pada November 2023.

--page

"Untuk impor non migas, industri pengolahan menjadi kelompok yang mengalami peningkatan," bebernya.

Ditinjau menurut kelompok komoditas, katanya lagi, peningkatan nilai impor di Kalteng pada November 2023 dibanding Oktober 2023 utamanya didorong dari peningkatan nilai impor pada sektor nonmigas pada kelompok mesin/pesawat mekanik berupa ketel uap. (TESTI PRISCILLA/j)