BORNEONEWS, Palangka Raya - Impor Kalimantan Tengah pada November 2023 terutama berasal dari Malaysia sebesar US$6,30 juta, Singapura sebesar US$2,17 juta, dan Jerman sebesar US$0,11 juta.
"Komoditas impor utama dari Malaysia berupa ketel uap dan mesin ekstraksi, Singapura berupa bahan bakar mineral yaitu aspal, dan Jerman berupa berbagai bahan kimia yaitu katalisator," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro pada Selasa, 23 Januari 2024.
Dibanding Oktober 2023, lanjut Eko, terjadi peningkatan nilai impor dari sejumlah negara, kecuali dari Jerman dan Saudi Arabia yang masing-masing mengalami penurunan senilai US$0,21 juta atau turun 65,63 persen dan US$0,06 juta atau turun 50,00 persen.
"Peningkatan nilai impor Kalimantan Tengah pada November 2023 utamanya disebabkan meningkatnya impor dari Malaysia senilai US$6,03 juta atau naik sebesar 2.233,33 persen," bebernya.
Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2022, terjadi peningkatan nilai impor Kalimantan Tengah dari sejumlah negara, kecuali Singapura, Jerman dan beberapa negara lain.
--page
"Pada periode ini, impor dari Singapura senilai US$2,17 juta atau turun 21,09 persen, sedangkan peningkatan terbesar berasal dari Malaysia senilai US$6,21 juta atau naik 6.900,00 persen," jelas Eko. (TESTI PRISCILLA/H)









