BORNEONEWS, Palangka Raya - Bongkar muat komoditas impor Kalimantan Tengah dari negara mitra dagang selama November 2023 dilakukan melalui pelabuhan yang ada di Kalimantan Tengah dan pelabuhan di provinsi lain.
"Aktivitas bongkar muatan impor melalui pelabuhan di Kalimantan Tengah utamanya dilakukan di Pelabuhan Pulang Pisau, Pelabuhan Kumai, dan Pelabuhan Sampit," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro pada Selasa, 23 Januari 2024.
Dibanding bulan sebelumnya, kata Eko lagi, aktivitas bongkar muat impor di Pelabuhan Pulang Pisau dan Pelabuhan Sampit mengalami peningkatan nilai tertinggi, yaitu sebesar US$5,36 juta atau naik 570,21 persen dan US$1,45 juta atau naik 204,23 persen.
"Sebaliknya, nilai impor di Pelabuhan Kumai mengalami penurunan sebesar US$0,54 juta atau turun 75,00 persen," bebernya.
--page
Jika dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, Pelabuhan Pulang Pisau dan Pelabuhan Kumai mengalami peningkatan nilai impor.
"Pelabuhan Pulang Pisau mengalami peningkatan terbesar, yaitu senilai US$6,30 juta sementara bulan yang sama tahun sebelumnya tidak ada," katanya.
Sementara Pelabuhan Kumai, lanjut Eko, mengalami kenaikan nilai sebesar US$ 0,18 juta karena bulan yang sama tahun sebelumnya juga tidak ada.
"Hal yang berlawanan terjadi di Pelabuhan Sampit yang pada periode ini justru mengalami penurunan nilai impor sebesar US$ 2,67 juta atau turun 55,28 persen," jelas Eko.(TESTI PRISCILLA/H)









