BORNEONEWS, Palangka Raya - Sama halnya dengan jumlah penumpang, data Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah menunjukan bahwa volume arus barang yang menggunakan angkutan udara juga mengalami penurunan.
"Sama halnya dengan jumlah penumpang, volume arus barang yang menggunakan angkutan udara juga mengalami penurunan sebesar 10,07 persen," kata Kepala BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro pada Kamis, 25 Januari 2024.
Penurunan ini, kata Eko, berasal dari volume barang bagasi yang dibongkar turun 7,13 persen. "Sementara volume yang dimuat turun 4,18 persen," katanya.
Sementara itu, lanjutnya, volume barang kiriman yang dibongkar turun 15,94 persen dan yang dimuat turun 12,37 persen.
"Dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, frekuensi penerbangan pada November 2023 mengalami penurunan sebesar 20,02 persen," katanya lagi.
--page
Yakni, sambung dia, dari 1.079 penerbangan pada November 2022, menjadi 863 penerbangan pada November 2023. (TESTI PRISCILLA/Y)









