NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten Lamandau dan Badan Urusan Logistik (Bulog) kembali menyalurkan bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada 2.400 Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Penjabat Bupati Lamandau, Lilis Suriani menjelaskan, bantuan sosial berupa beras tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui pemerintah kabupaten yang disalurkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau yang tersebar di 8 kecamatan.

“Kita salurkan bantuan sosial dari pemerintah pusat untuk seluruh lapisan masyarakat termasuk di Kabupaten Lamandau dan langsung diantarkan ke rumah penerima manfaat,” ujar Lilis di Nanga Bulik, Senin, 5 Februari 2024.

Ia menyebut, situasi saat ini menunjukkan adanya perubahan cuaca yang cukup ekstrem, sehingga salah satu akibatnya hasil panen masyarakat tidak maksimal.

“Bantuan tersebut akan ada sampai enam bulan ke depan sebagai bantuan pangan cadangan bagi masyarakat kita. Semoga dengan adanya bantuan yang diberikan ini mendapatkan manfaat khususnya bagi saudara kita yang membutuhkan,” harapnya.

--page

Lilis juga menjelaskan, bantuan pangan beras ini salah satu program pemerintah untuk menjadi bantalan ekonomi dalam menghadapi dampak El Nino, dimana setiap KPM akan mendapatkan beras 10 kg per bulannya hingga Juni 2024 mendatang.

“Untuk Kabupaten Lamandau tahun 2024 ini jumlah penerima bantuan pangan sebanyak 2.400 PBP,” terangnya.

Penyaluran bantuan itu, kata dia, diberikan pemerintah dalam mengatasi masalah pangan dan krisis pangan serta meningkatkan akses pangan bagi masyarakat miskin, masyarakat rawan pangan dan gizi.

Kegiatan penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah (CBP) kepada penerima bantuan pangan (PBP) tahap I merupakan salah satu program kegiatan yang diamanatkan Presiden Republik Indonesia melalui Badan Pangan Nasional (BAPANAS) dan Perusahaan umum (PERUM) Bulog. (HENDI NURFALAH/H)