PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman atau Restoran pada Februari 2024 Provinsi Kalimantan Tengah mengalami inflasi y-on-y sebesar 2,26 persen.

"Kelompok ini mengalami inflasi 2,26 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 102,17 pada Februari 2023 menjadi 104,48 pada Februari 2024," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro pada Kamis, 7 Maret 2024.

Kelompok ini menurut Eko terdiri dari 1 subkelompok, yaitu subkelompok jasa pelayanan makanan dan minuman yang mengalami inflasi y-on-y sebesar 2,26 persen.

"Kelompok ini pada Februari 2024 memberikan andil atau sumbangan inflasi y-on-y sebesar 0,24 persen," tuturnya.

Komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi y-on-y, lanjut Eko, yaitu nasi dengan lauk sebesar 0,05 persen, ikan bakar 0,03 persen.

--page

"Selain itu juga ada kelompok gado gado, es, ayam bakar, teh siap saji, dan sate 0,02 persen. Lalu juga ayam goreng, bakso siap santap, mie dan rawon 0,01 persen," katanya.

Sementara kelompok ini, katanya, pada Februari 2024 memberikan andil atau sumbangan inflasi m-to-m sebesar 0,03 persen.

"Komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi m-to-m yaitu ikan bakar, ayam bakar dan bakso siap santap sebesar 0,01 persen," katanya lagi. (TESTI PRISCILLA/Y)