BORNEONEWS, Sampit - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjelaskan penyebab penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Tjilik Riwut, Sampit terbakar.
"Penyebab terbakarnya aksesories PJU lampu hias tersebut karena ada gesekan tali kabel PLN SR yang melintang," kata Kepala Dishub Kotim Suparmadi, Rabu, 24 April 2024.
Sebuah tiang PJU di Jalan Tjilik Riwut menjadi pusat perhatian warga yang sedang melintas pada Selasa malam, 23 April 2024, sekitar pukul 21.30 WIB.
Tiang PJU tersebut mengeluarkan api di bagian bawah hingga tengah. Damkar langsung melakukan pemadaman setelah menerima laporan warga. Pemadaman berlangsung cepat sekitar 10 menit.
"Kabel di sekitar jalan tersebut terus menerus bergoyang akibat angin dan cuaca mengenai material Aksesories telabang hias PJU kita," ujarnya.
--page
Kondisi tersebut menyebabkan konsleting dan terbakar karena bahan telabang terbuat dari akrilik. Akibat kebakaran itu, ornamen telabang dan logo pemerintah daerah hangus terbakar serta menyisakan gosong di tiang PJU.
"Tim Dishub hari ini akan segera memperbaiki PJU lampu sksesoris tersebut," ujarnya.
Lebih lanjut, Suparmadi menjelaskan setelah kejadian malam itu, PLN sudah memperbaiki kabel dan mengalihkan jalur yang mengenai lampu PJU. (DEWI PATMALASARI/Y)









