JAKARTA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah telah melaksanakan Coaching Clinic Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD di awal triwulan 1 Tahun 2024.

"OJK telah melaksanakan Coaching Clinic untuk TPAKD dengan tujuan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program kerja masing-masing TPAKD di Daerah dalam rangka mempercepat peningkatan akses inklusi keuangan secara menyeluruh kepada masyarakat," kata Kepala OJK Provinsi Kalteng, Otto Fitriandy dalam keterangan resminya pada Senin, 13 Mei 2024.

Hadir pada kegiatan ini Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Deputi Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Seksi PPA IIA Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah, dan Kabid Kepsertaan BPJS TK Cabang Palangka Raya selaku Narasumber, serta masing-masing perwakilan pelaksana teknis Sistem Informasi Tim Percepatan Akses Keuangan Keuangan Daerah atau SiTPAKD dari masing-masing Kota/Kabupaten.

Website SiTPAKD merupakan media monitoring dan evaluasi serta penyampaian informasi perkembangan program TPAKD yang dapat diakses oleh seluruh anggota dan stakeholders TPAKD untuk meningkatkan akses keuangan di masing-masing daerah.

Dalam sambutannya, Deputi Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Mochamad Fajar Purnama menyampaikan bahwa TPAKD dibentuk pada tahun 2016 dengan spirit untuk mendorong pertumbuhan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan akses inklusi keuangan.

--page

"Hal ini mengingat bahwa berdasarkan penelitian, bahwa setiap 1 persen peningkatan dari indeks literasi dan inklusi keuangan, akan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia sebesar 0,16 persen," kata Fajar dalam rilis yang sama. (TESTI PRISCILLA/j)