BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Marsoro mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Kalteng pada triwulan I mengalami kontraksi sebesar 6,23 persen.
"Pertumbuhan ekonomi triwulan I-2024 terhadap Triwulan IV-2023 atau q-to-q mengalami kontraksi sebesar 6,23 persen," kata Eko pada Senin, 13 Mei 2024.
Komponen yang mengalami kontraksi, lanjut Eko, yaitu Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah atau PK-P dan Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto atau PMTB, masing-masing sebesar 33,43 persen dan 9,36 persen.
"Sementara, komponen yang mengalami pertumbuhan positif adalah Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non-Profit yang melayani Rumah Tangga atau PK-LNPRT sebesar 5,80 persen," tutur Eko lagi.
Diikuti oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga atau PKRT, katanya, sebesar 1,82 persen dan Komponen Ekspor Barang dan Jasa yang tumbuh sebesar 0,41 persen.
--page
"Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa yang merupakan faktor pengurang dalam PDRB menurut pengeluaran tumbuh sebesar 1,01 persen," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/j)









