KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Dandim 1016/Palangka Raya Letkol Arh Jimmy Hutapea turut hadir pada kegiatan panen jagung hibrida di Desa Tanjung Riu Kecamatan Kurun dan panen padi di Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah Kabupaten Gunung Mas, Sabtu, 18 Mei 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim menjelaskan bahwa pengembangan lahan di Kecamatan Tewah masuk ke dalam kerja sama antara Kodim 1016 Palangka Raya dengan Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas terkait optimalisasi lahan rawa.

"Perjanjian optimalisasi lahan tersebut diawali kerja sama antara Kementrian Pertanian RI dengan Panglima TNI, kemudian kami di tingkat Kodim menindaklanjuti dengan menandatangani perjanjian kerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Gunung Mas," ujarnya, Sabtu, 18 Mei 2024.

Dijelaskan bahwa pihaknya akan memulai dengan melakukan perbaikan sarana prasarana pada lahan seluas sekitar 100 hektare di Kecamatan Tewah tersebut.

Selanjutnya untuk olah tanah dan tanam dilaksanakan oleh pihak Dinas Pertanian Gunung Mas bersama pihak terkait lainnya.

--page

"Jadi kami pihak TNI mengerjakan perairannya, setelahnya terkait mengolah tanah, menanam hingga proses selanjutnya dilakukan oleh Dinas Pertanian bersama poktan dan pihak terkait lainnya," jelas Dandim.

Lebih lanjut, pihaknya juga akan menggandeng pihak dari Universitas Palangka Raya untuk melakukan investigasi, mendesain perairan terbaik yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan lainnya.

Sehingga selanjutnya, proses olah tanah dan menanam hingga panen bisa berjalan dengan lebih baik.

"Kita berharap, ketahanan pangan di wilayah tempat kita bertugas bisa terus mengalami peningkatan," tukasnya.

Sementara itu, Danramil 1016-07/Tewah, Lettu Inf Sutaji, menyampaikan dukungannya berkaitan dengan kesepakatan optimalisasi lahan rawa dalam program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah.

--page

"Kami akan selalu mendukung dan melaksanakan tugas serta pendampingan masyarakat terkait pengolahan lahan karena rakyat," ucapnya. (RISKA YULYANA/j)