BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Marsoro menyampaikan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka atau TPT merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh lapangan usaha di pasar kerja dan menggambarkan kurang termanfaatkannya pasokan tenaga kerja.
"TPT juga merefleksikan kemampuan pasar kerja yang belum bisa menciptakan pekerjaan bagi mereka yang ingin bekerja namun tidak mendapatkannya," kata Eko Marsoro pada Jumat, 24 Mei 2024.
TPT hasil Sakernas Februari 2024 adalah sebesar 3,67 persen. Hal ini menurut Eko berarti dari setiap 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar tiga sampai empat orang yang menganggur.
"Dalam tiga tahun terakhir, TPT Kalteng terus mengalami penurunan seiring dengan penurunan jumlah penganggur," tururnya.
--page
Dibandingkan kondisi Februari 2023, lanjut Eko, TPT Kalteng mengalami penurunan sebesar 0,17 persen poin atau sebanyak 2,84 ribu orang. (TESTI PRISCILLA/y)









