BORNEONEWS, Palangka Raya - Nilai Tukar Petani Peternakan atau NTPT mengalami kenaikan nilai tukar pada April 2024 sebesar 2,56 persen.
"Subsektor pertanian mengalami kenaikan nilai tukar pada April 2024 sebesar 2,56 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro pada Minggu, 26 Mei 2024.
Hal ini terjadi karena pada tingkat peternak, Indeks harga yang diterima atau It mengalami kenaikan sebesar 3,21 persen yang jauh lebih tinggi daripada kenaikan Indeks Harga yang Dibayar oleh Petani atau Ib sebesar 0,65 persen.
Kenaikan It pada April 2024 menurut Eko disebabkan oleh naiknya indeks harga pada seluruh kelompok, yakni kelompok ternak besar seperti sapi dan kerbau sebesar 0,27 persen.
"Kelompok ternak kecil seperti kambing juga alami kenaikan It sebesar 0,91 persen, unggas yakni ayam ras pedaging dan ayam kampung/buras sebesar 4,72 persen, dan kelompok hasil ternak yakni telur ayam ras sebesar 2,30 persen," jelas Eko lagi.
--page
Sementara itu, lanjut Eko, Ib pada NTPT mengalami peningkatan sebesar 0,65 persen yang disebabkan oleh kenaikan dua indeks penyusunnya, yakni indeks kelompok KRT sebesar 1,13 persen dan indeks kelompok BPPBM sebesar 0,18 persen. (TESTI PRISCILLA/j)









