PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Eko Marsoro mengatakan bahwa tingkat penghunian kamar Kalteng merupakan yang terendah di regional Kalimantan.

"Berdasarkan pengamatan pada seluruh hotel berbintang di Pulau Kalimantan pada Maret 2024, tingkat penghunian kamar atau TPK hotel berbintang tertinggi terjadi di Kalimantan Timur sebesar 53,49 persen dan terendah di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, yaitu sama-sama 45,35 persen," kata Eko pada Senin, 27 Mei 2024.

Sementara secara nasional, kata Eko, rata-rata TPK hotel berbintang pada Maret 2024 sebesar 43,41 persen.

"Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, TPK hotel berbintang ada yang mengalami peningkatan dan ada pula yang mengalami penurunan," beber Eko.

TPK di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara, katanya, masing-masing mengalami peningkatan sebesar 1,86 poin dan 0,34 poin.

--page

"TPK di Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan mengalami penurunan masing-masing sebesar 7,00 poin, 3,59 poin, dan 2,02 poin," jelas Eko lagi.

Pada level nasional, lanjutnya, rata-rata TPK hotel berbintang pada Maret 2024 mengalami penurunan sebesar 6,04 poin, dari 49,45 persen menjadi 43,41 persen.

"Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, TPK hotel berbintang pada Maret 2024 mengalami penurunan di seluruh provinsi di Pulau Kalimantan," katanya.

TPK hotel berbintang di Kalimantan Utara mengalami penurunan tertinggi dibandingkan dengan provinsi lain, yaitu 5,38 poin.

"Secara rata-rata, TPK hotel berbintang di Indonesia pada Maret 2024 dibandingkan Maret 2023 mengalami penurunan sebesar 2,85 poin," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/j)