BORNEONEWS, Sampit - Dinas Perhubungan (Dishub) Kotawaringin Timur (Kotim) merespon permintaan masyarakat untuk mengaktifkan kembali car free day (CFD) di Taman Kota Sampit.
"Insyaallah akan Dishub tindak lanjuti dalam waktu dekat," kata Kepala Dishub Kotim Suparmadi, Rabu, 5 Juni 2024.
Ia menanggapi positif usulan masyarakat tersebut. Hal itu tak lain untuk kenyamanan beraktivitas saat hari libur di Taman Kota Sampit yang selalu padat pengunjung.
Terkait CFD yang saat ini sudah tidak aktif lagi, pihaknya akan mempertimbangkan untuk mengaktifkan kembali. Hal tersebut harus dibicarakan mengenai rekayasa lalu lintasnya.
"Terima kasih atas masukan dari masyarakat. Karena taman kota tidak hanya menjadi tempat berolahraga namun juga banyak UMKM memanfaatkan momen keramaian hari minggu untuk menjual dagangannya," tandasnya.
--page
Sebelumnya diberitakan, masyarakat menginginkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim kembali aktifkan Car Free Day (CFD) di Taman Kota Sampit. Karena aktivitas sangat padat terjadi saat hari Minggu di tempat tersebut.
Banyak motor dan mobil berlalu lalang di tengah aktivitas masyarakat yang sedang berolahraga ditambah parkir kendaraan yang mencapai 3 lapis pun mengakibatkan jalan semakin sempit dan membahayakan warga yang tengah berjalan atau lari di sekeliling Taman Kota Sampit.
"Kalau hari Minggu banyak warga yang membawa anak-anak. Keberadaan kendaraan yang lalu lalang itu khawatir menyerempet," kata Sapwani salah satu warga Sampit yang sering beraktivitas di Taman Kota.
Saat hari Minggu puluhan UMKM memanfaatkan momen untuk berjualan sepanjang lingkaran Taman Kota Sampit. Hal itu membuat tak hanya masyarakat yang gemar olahraga berbondong-bondong datang di Taman Kota. Ada masyarakat yang datang untuk berbelanja produk UMKM atau hanya sekedar membawa anak-anak menghabiskan hari libur di pagi hari.
Sapwani berharap, CFD di Taman Kota Sampit diberlakukan di waktu tertentu. Misalnya setiap hari Minggu pagi pukul 05.00 WIB- 09.00 WIB. Tentu tidak akan mengganggu aktivitas di hari efektif lainnya.
"Harus ada yang mengatur agar tidak ada kendaraan masuk area Taman Kota saat hari Minggu. Itu harapan kami, tergantung bagaimana kebijakan Pemerintah daerah," imbuhnya.
Beberapa tahun lalu, Taman Kota Sampit pernah dijadikan area CFD saat hari Minggu. Seiring berjalannya waktu, area tersebut kembali dilalui kendaraan karena tidak ada yang menjaga penutupan jalan saat hari Minggu. (DEWI PATMALASARI/Y)









